Sun. Sep 19th, 2021

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak perusahaan mempekerjakan karyawan jarak jauh alias work from home. Sebagian perusahaan mengurangi jam operasional, lainnya lebih-lebih berhenti berproduksi alias gulung tikar. Sekilas kok kesannya sedikit saja kesempatan untuk menggapai perkembangan usaha menguntungkan.

Terlepas berasal dari berbagai penyesuaian yang berlangsung di dunia kerja, selalu ada celah mengfungsikan situasi di tengah Covid-19 dengan terus mengembangkan usaha baru. Bisa jadi nih, saat ini justru kala paling baik kita melacak kesempatan jasa pendirian PT murah.

 

Perusahaan Sukses Didirikan Saat Krisis

General Motors, IBM, Groupon, Burger King, Hyatt Hotels Corporation, dan Uber beberapa misal perusahaan sukses yang lahir di tengah situasi ekonomi kembali ngenes.

Pada 2007-2009 hampir semua negara di dunia, terhitung Indonesia terimbas krisis keuangan global. Ekonomi Amerika Serikat terkontraksi sampai 4,3 persen dengan angka pengangguran menyentuh 10 persen.

Negeri Paman Sam mengalami resesi selama 18 bulan. Akibatnya pasar properti anjlok, sektor perbankan dan berbagai lembaga keuangan kolaps.

Travis Kalanick dan Garrett Camp tiba-tiba kepincut mau buat aplikasi transportasi online. Ide ini muncul lantaran mereka kala itu kesusahan nyari taksi tepat jalan-jalan di Paris.

Uber kemudian lahir 2009. Siapa sangka 10 tahun kemudian aplikasi online ini udah digunakan untuk lebih berasal dari 10 miliar perjalanan di semua dunia.

Berinvestasilah di kala krisis. Prinsip ini dipraktikkan William Durant dan Charles Stewart Mott dengan mendirikan General Motors terhadap 1908. Padahal Amerika Serikat kala itu mengalami resesi ekonomi berkesinambungan 1907-1910.

Di tengah ketidakpastian ekonomi, General Motors tambah mengakuisi perusahaan-perusahaan mobil yang di ambang pailit, layaknya Oldsmobile dan Cadillac, disusul Chevrolet terhadap 1918. Keputusan Durant dan Mott tepat. Pasar General Motors kala ini udah di atas Rp 400 triliun dan menaungi 164 ribu pegawai di semua dunia.

Pada medio krisis ekonomi 2008-2014, banyak perusahaan rintisan (start-up) bermunculan di Tanah Air. Salah satunya Adskom, perusahaan teknologi periklanan yang didirikan duet Daniel Armanto dan Italo Gani.

Mereka menawarkan otomatisasi penjualan ruang iklan digital bagi publisher lewat supply-side platform (SSP) buatan sendiri. Keduanya kala itu mengklaim teknologi ini pertama di Asia Tenggara.

Adskom sangat mungkin siapa saja sanggup menjual ad-space lebih efisien, lebih-lebih dikelola jadi aliran penghasilan baru. SSP menjembatani publisher selaku pemilik ruang iklan dengan beberapa jaringan iklan sekaligus (ad-exchange).

Ada kembali nih, PT Cerdas Digital Nusantara atau dikenal sebagai Cakap. Ini adalah startup pengembang aplikasi edukasi yang menolong pelajar Indonesia yang mengidamkan mendalami kapabilitas berbahasa Mandarin, tapi tidak sanggup belajar segera berasal dari penutur bahasa asli Mandarin di Cina.

Perusahaan yang awalnya bernama Squiline ini didirikan Tomy Yunus dan Yohan Limerta terhadap 2013. Cakap menghubungkan pengajar native Mandarin dengan pelajar-pelajar di Indonesia. Pada 2015 Cakap meluncurkan kursus bahasa Inggris Online, disusul kursus bahasa Jepang online 2016.

Siapa yang gak kenal Traveloka? Startup unicorn ini jadi anggota berasal dari perjalanan dan lifestyle anak muda di masa digital. Perusahaan ini didirikan Ferry Unardi dan dua rekannya terhadap 2012.

Saya sempat berjumpa beliau di sebuah konferensi internasional di Bali. Beliau sempat bercerita jatuh bangun membangun Traveloka.

Memasuki krisis ekonomi 2013, Traveloka yang masih seumur jagung bukannya bangkrut, justru melebarkan sayap dengan jadi web site reservasi tiket pesawat di mana pengguna sanggup melaksanakan pemesanan di web site resminya. Tak henti di sana, setahun kemudian perusahaan anyar ini memasuki usaha reservasi kamar hotel dan paket wisata yang terus berkembang sampai hari ini.

Belajar berasal dari perusahaan-perusahaan di atas, virus corona selayaknya sanggup melahirkan ide-ide gila sebagai dasar membangun perusahaan yang berorientasi spesifik.

By toha