Thu. Oct 21st, 2021

Travel Umroh – Umroh (Arab: عمرة‎‎‎) ialah beribadah umat Islam yang dilaksanakan di Mekah al-Mukarramah terutamanya di Masjidil Haram. Beribadah umroh nyaris serupa dengan beribadah haji, namun dalam aktivitas umroh tidak lakukan wukuf, mabit dan melontar jumrah seperti yang dilaksanakan dalam haji.

Pengertian Umroh, Hukum dan Syarat Umroh

Secara bahasa, umroh maknanya bertandang ke satu tempat. Sedang secara istilah fikih, umroh maknanya lakukan rangkaian beribadah: tawaf (mengelilingi Ka’bah sekitar 7x putaran), sai (berlari-lari kecil) antara dua bukit shafa dan marwah, lalu disudahi dengan tahalul (menggunting beberapa rambut kepala).

Semua serangkaian beribadah itu dilaksanakan sesudah ihram (niat) untuk umroh dari batasan-batas miqat yang sudah ditetapkan. Adapun batasan-batas miqat yang diartikan yakni:

1. Yalamlam

Batas miqat yang ditetapkan untuk warga Yaman atau untuk calon jemaah umroh yang tiba dari arah selatan. Batas miqat ini memiliki jarak ± sekitar 450 KM dari kota Mekah.

2. Rabigh (awalnya Juhfah)

Batasan miqat yang ditetapkan untuk jemaah umroh yang tiba dari arah barat. Batasan miqat ini memiliki jarak ± kira-kira 187 KM dari kota Mekah.

3. As-Sail (dahulu disebutkan Qarnul Manazil)

Batasan miqat yang ditetapkan untuk warga Najd atau jemaah umroh yang tiba dari arah timur. Batasan miqat ini memiliki jarak ± sekitar 94 KM dari kota Mekah.

4. Birr Ali (dahulu disebutkan Dzul Hulaifa)

Batasan miqat yang ditetapkan untuk warga Madinah atau yang tiba dari sebelah utara. Batas miqat ini memiliki jarak ± sekitar 450 KM dari kota Mekah

5. Ji’ronah, Tan’im dan Hudaibiyah

Batasan miqat yang ditetapkan untuk warga kota Mekah. Batasan-batas miqat itu masing-masing memiliki jarak ± sekitar 22 KM (Ji’ronah), 5 KM (Tan’im) dan 29 KM (Hudaibiyah) dari kota Mekah.

Hukum Umroh

Menurut mazhab Syafi’i dan Hambali hukum umroh adalah “wajib” dilakukan sekali seumur hidup bagi yang mampu, hal ini merujuk firman Allah ta’ala berikut ini, artinya;

“Dan sempurnakanlah ibadah haji dan ‘umrah karena Allah.” (QS. Al Baqarah:196)

Ayat diatas menyatakan perintah untuk menyempurnakan kedua ibadah tersebut. Hal itu menunjukan akan wajibnya mengerjakan ibadah haji dan umroh.

Dalil lain dari HR. Ibnu Majah no. 2901 ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” -Hadits ini di shahihkan Syaikh Al Albani-.

Persyaratan Umroh

Persyaratan umroh ini berarti beberapa hal yang perlu dipenuhi dengan seorang saat ingin melakukan beribadah umroh. Adapun persyaratan umroh yang dimaksud yakni:

  • Beragama Islam
  • Aqil Baligh
  • Berakal sehat / tidak gila
  • Merdeka / bukan budak
  • Mampu secara Materi, Fisik dan Ilmu.

Rukun Umroh

Rukun umroh sebagai segala hal yang jangan ditinggal oleh seseorang yang sedang kerjakan beribadah umroh. Bila salah satunya rukun umroh ada yang tidak disanggupi, karena itu ibadahnya tidak syah. Adapun rukun-rukun umroh itu yakni:

  • Niat untuk umrah
  • Thawaf
  • Sai
  • Tahallul
  • Tertib.

Wajib

Umroh​Wajib umroh yakni:

  1. Kenakan pakaian ihram dari Miqot
  2. Tinggalkan perkara-perkara yang dilarang dalam Ihram.

By nasya