Sat. Oct 16th, 2021

Pengertian, Fungsi dan Struktur Menu

Pengertian, Fungsi dan Struktur Menu

Pengertian Menu

Menu berasal dari bahasa Prancis “Le Menu”, yang berarti daftar hidangan yang disajikan kepada tamu di ruang makan. Dalam lingkungan rumah tangga, menu diartikan sebagai susunan makanan/hidangan tertentu. Orang Inggris juga menyebut menu itu “Bill of Fare”. Menu merupakan panduan bagi yang menyiapkan makanan/hidangan, bahkan panduan bagi yang menikmati, karena menggambarkan apa dan bagaimana makanan tersebut disiapkan. Menurut Pellapart, seorang ahli gastronomi terkenal, kata menu pertama kali dikenal pada tahun 1541 ketika Duke of Braunschweig menuliskan segala sesuatu yang disajikan selama pesta yang dia atur.
Penggunaan kata menu berkembang terutama setelah Revolusi Perancis, sehingga menu adalah cara yang harus dan harus ada di setiap jamuan makan.

Saat ini perkembangan dan bentuk menu sangat menarik sehingga menjadi salah satu media periklanan dan sering dibawa oleh para tamu sebagai oleh-oleh. Penyusunan menu/daftar belanjaan memerlukan biaya yang tinggi untuk mempengaruhi harga hidangan. Dalam praktiknya, menu juga berfungsi sebagai alat periklanan yang efektif untuk restoran. Oleh karena itu, tata letak menu memiliki struktur yang sangat penting untuk menunjang keberhasilan bisnis, oleh karena itu harus dibuat menarik dan sesuai. Untuk itu diperlukan pengetahuan dasar sebagai bahan pendukung dalam konteks menu, seperti pengetahuan tentang font, struktur/bingkai, karakter, komposisi, desain dan navigasi menu.

 

Fungsi Menu

Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa fungsi menu sangat bergantung pada siapa yang menggunakan menu tersebut dan oleh karena itu dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Fungsi menu untuk bisnis adalah:

  • Sebagai media komunikasi antara tamu dan perusahaan melalui penunjukan yang jelas dan bahasa yang dapat dimengerti oleh tamu.
  • Sebagai media periklanan dengan mencantumkan:
  • Fasilitas yang ada di hotel adalah fasilitas yang sudah ada seperti: restoran, fasilitas olahraga, kolam renang dan area relaksasi, yang dapat diiklankan dalam bentuk foto atau tulisan.
  • Makanan daerah dan favorit dan spesial
  • Promosi perusahaan asing seperti : Bir Bintang, rokok dan lain-lain.

2. Menu berfungsi sebagai alat kerja untuk:

  • dapur, yaitu:
    -Menentukan bahan makanan yang dibutuhkan
    -Tentukan jumlah alat
    -Tentukan jumlah staf
  • ¬†Gastronomi, yaitu:
    -Menentukan tata letak tabel
    -Tentukan jumlah dan jenis peralatan makan
    -Tentukan jumlah staf
  • Pengurus, yaitu:
    -Siapkan alat-alat yang diperlukan seperti: sendok garpu, helikopter, mangkuk, piring dan lain-lain
  • Tamu adalah:
    -Sebagai alat atau media terdepan dalam pengambilan keputusan
    -Sebagai pedoman kemampuan untuk membeli bahan makanan

 

Struktur Menu

Setiap negara memiliki caranya sendiri dalam menyiapkan menu, tetapi dasarnya sama. Anda mengenal makanan ringan yang dinikmati sebagai makanan pembuka/minuman beralkohol, dan ada juga makanan yang tergolong sup, makanan pokok, manisan yang tergolong makanan penutup.

Bentuk dan susunannya berubah dari tahun ke tahun sesuai dengan perubahan taraf hidup suatu negara. Oleh karena itu dikenal sebagai menu klasik dan menu modern.

Dalam bentuk menu klasik, susunan hidangan terdiri dari tidak kurang dari empat belas jenis hidangan, sehingga memerlukan persiapan dan pengolahan yang cermat dan berat. Saat ini bentuk menu klasik masih digunakan, namun jenis makanannya lebih terbatas dan terdiri dari tujuh sampai delapan jenis makanan, terutama untuk jamuan makan kenegaraan (state meal/makan malam).

Sementara bentuk kedua sedang dikembangkan dan dilindungi di Amerika Serikat sebagai menu modern, ini banyak digunakan di hotel “rantai” besar seperti Holiday Inn, Inter Continental, Hilton, Sheraton dan lain-lain. Sesuai dengan kesibukan dan tekanan waktu orang-orang saat ini, makanan yang kami nikmati terdiri dari empat hingga lima jenis makanan.

1. Kerangka menu klasik

  • Hors-d’oeuvre (Froid) minuman beralkohol (dingin)
  • (Chad) (hangat)
  • Minuman – sup
  • Gif – melihat
  • Onfs / farineux – telur / tepung cair
  • starter (freod) – starter (dingin)
    (panas) (hangat)
  • Dibangkitkan – hidangan utama
  • Sorbet – sorbet
  • roti – goreng
  • Kacang-kacangan – Sayuran
  • Sapoureuk – Manis
  • Sejak dahulu kala – keju
  • makanan penutup – makanan penutup
  • Kafe / teh – Kopi / teh

2. Kerangka menu modern
Biasanya terdiri dari tiga hingga lima jenis hidangan
a. Tiga jenis hidangan
– Sup – pembuka
– hidangan utama ATAU – hidangan utama
– makanan penutup – makanan penutup

b. Empat jenis ini
– starter – sup (dingin)
– sup (pedas) ATAU – starter (pedas)
– hidangan utama – hidangan utama
– makanan penutup – makanan penutup

Sumber Rangkuman Terlengkap : SarjanaEkonomi.Co.Id