Thu. Dec 1st, 2022

Kegiatan ekspor impor akan selalu berkaitan dengan keberadaan peti kemas atau kontainer. Ada beberapa depo container yang terdapat di pelabuhan, dimana fungsi depo ini sebagai tempat untuk keluar masuk barang ekspor dan impor.

Salah satu permasalahan yang timbul dari arus kontainer adalah penumpukan peti kemas atau proses pengembalian kontainer yang terhambat. Dari hal-hal tersebut tentunya memiliki dampak bagi aktivitas ekspor impor barang.

 

Container Return di Depo Container

Sebuah depo bukan hanya berfungsi dalam menangani barang masuk saja. Namun depo ini juga akan melakukan penanganan untuk peti kemas kosong yang harus dikembalikan, setelah barang dikirimkan ke gudang pengguna.

1.    Batas Waktu Lama Penggunaan

Pemerintah menetapkan adanya batas waktu pemakaian peti kemas yang harus diikuti oleh semua perusahaan pelayaran. Dalam batas waktu tersebut, penyewa dapat menggunakan peti kemas sebagai tempat penyimpanan atau pengiriman barang ke gudang.

Secara umum, penggunaan peti kemas yang ditetapkan adalah 7 sampai 10 hari. Waktu ini terhitung  mulai dari barang atau kapal tiba di pelabuhan. Setelah batas waktu tersebut, peti kemas harus dikembalikan dalam keadaan kosong kepada perusahaan.

Penetapan lama penggunaan kontainer ini, dimaksudkan untuk mengurangi penumpukan peti kemas yang ada di depo. Apabila terlalu banyak kontainer yang menumpuk, akan membuat arus peti kemas menjadi tertunda.

 

2.    Free Time Demurrage

Kontainer kosong yang dikembalikan setelah melebihi batas waktu yang ditentukan, akan dikenakan denda dengan besaran yang bervariasi. Pembebanan denda ini tergantung dari perusahaan pelayaran yang memfasilitasi penyewaan kontainer.

Apakah ada alternatif lainnya? Perusahaan sebenarnya dapat memberikan free time demurrage atau kelonggaran dalam proses kontainer return. Free time ini dapat diberikan selama 10 hingga 21 hari sesuai dengan kesepakatan. Beberapa pertimbangan penetapan free time antara lain.

Barang yang disimpan memiliki tingkat kesulitan ketika pembongkaran.

Tempat penerimaan relatif jauh.

Termasuk barang yang membutuhkan pemeriksaan fisik

Adanya pembatasan atau regulasi yang membuat peti kemas lama dikembalikan.

Kontainer kosong yang telah selesai digunakan, harus dikembalikan ke depo container dalam batas waktu yang ditentukan. Apabila ingin memahami lebih jauh tentang besaran denda dan proses pengajuan free time demurrage dapat dilihat pada website https://www.iiie.co.id/.