Wed. Nov 30th, 2022

Tangerang,- Sekretaris Wilayah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengeluarkan program Mekanisme Info Keuangan Desa Kabupaten Tangerang. Acara itu dislenggarakan di Aula Kecamatan Pagedangan, Jumat (1/04/2022).

 

Sekda memberikan dukungan pengembangan Dinas Pendayagunaan Warga dan Pemerintah Dusun (DPMPD), BJB dan APDESI dalam merangkum dan membuat Mekanisme Info Keuangan Dusun yang lebih bagus.

 

Menurut Sekda Maesyal Rasyid, ini benar-benar bermanfaat terutamanya dalam membuat tata urus keuangan dusun yang lebih bagus, efisien, efektif, maju dan akuntable dan searah dengan program pemerintahan dalam membuat digitalisasi pada tingkat dusun.

 

“Mekanisme info keuangan dusun, sepenuhnya akan bawa resiko rasional berbentuk penyelenggaraan pemerintah dusun dan pembangunan berdasar management keuangan dusun yang sehat, sukses dan memiliki dayaguna,” ungkapkan Sekda.

 

Sekda minta ke semua kades supaya cepat menyesuaikan dan terus tingkatkan kualitas dan kekuatan sumber daya manusia ingat perkembangan dan kecepatan tehnologi dan info tidak dapat dibendung kembali. Ini penting agar tidak ketinggalan dengan wilayah lain dan membuat dusun yang maju dan kekinian.

 

“Sesudah diremikan Mekanisme info Keuangan Dusun supaya terus diterapkan di 246 dusun hingga transparan, responsibilitas keuangan dusun bisa dirasa langsung untuk kebutuhan warga,” kata Sekda.

 

Kepala Dinas Pendayagunaan Warga Pemerintah Dusun Kabupaten Tangerang Dadan Gandana menambah nanti semua program keuangan dusun dilaksanakan untuk memudahkan dan meminimalkan penyelewengan keuangan dusun, karena langsung memakai transaksi bisnis non tunai, seperti dana BLT Covid-19 akan diteruskan langsung lewat rekening yang menerima faedah.

 

“Nanti mekanisme digital pengendalian keuangan dusun semakin lebih terbuka dan akuntabel karena memprioritaskan beberapa prinsip ekonomis, efektivitas dan efektifitas pemakaian dana yang sudah diputuskan dalam APB Dusun,” katanya.

 

Lanjut ia, mekanisme ini digunakan untuk tingkatkan kualitas laporan pengendalian keuangan dusun yang diawali proses dari rencana, penganggaran, penerapan, pertanggungjawaban.

 

“Jadi memudahkan kades apabila sudah memakai mekanisme ini. Lewat mekanisme ini kades sanggup mengurus keuangan dusun dengan lebih bagus yang pada akhirannya berpengaruh pada kesejahteraan warga dusun,” ungkapya.

 

Datang juga dalam acara itu Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Nova Eliza Saragih, perwakilan Bank BJB, Ketua APDESI Kabupaten Tangerang dan beberapa kades.