Mon. Aug 8th, 2022

Pengertian Serta Macam- Macam Topologi Jaringan

Topologi Jaringan merupakan sesuatu cerminan raga yang terdapat dari sesuatu wujud jaringan pc yang terdapat, semacam alur dari pc yang tersambung dengan kabel jaringan.

Topologi Linier Bus

Topologi linear bis ialah topologi yang banyak digunakan pada masa pemakaian kabel Coaxial menjamur. Dengan memakai TConnector( dengan terminator 50ohm pada ujung network), hingga pc ataupun fitur jaringan yang lain dapat dengan gampang dihubungkan satu sama lain. Kesusahan utama dari pemakaian kabel coaxial merupakan susah buat mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan betul- betul matching ataupun tidak. Sebab jika tidak serius diukur secara benar hendak mengganggu NIC( network interface card) yang dipergunakan serta kinerja jaringan jadi terhambat, tidak menggapai keahlian maksimalnya.

Topologi ini pula kerap digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic( yang setelah itu digabungkan dengan topologi star buat menghubungkan dengan client ataupun node).

Keuntungan dari topologi ini merupakan:

·         Gampang mengkoneksikan pc ataupun fitur lain ke linier bis.

·         Jumlah kabel yang digunakan lebih sedikit daripada topologi lainnya.

Kelemahan dari topologi ini merupakan:

·         Jaringan hendak tersendat, bila terdapat salah satu pc terdapat yang mati.

·         Memerlukan terminator di 2 sisi ujung dari jaringan

·         Susah buat mendiagnosa, jaringan terdapat permasalahan ataupun putus.

Bukan pemecahan terbaik buat menanggulangi perkantoran yang besar.

Topologi Star

Menghubungkan seluruh kabel ke suatu pusat konsentrator. Konsentrator ini umumnya berbentuk hub ataupun switch.

Keuntungan dari topologi ini merupakan:

·         Gampang instalasinya

·         Tidak hendak pengaruhi jaringan, bila terdapat pc ataupun peripheral yang mati ataupun tidak digunakan( lebih profesional)

·         Gampang buat mendiagnosa kasus jaringan.

Kelemahan dari topologi ini merupakan:

·         Memerlukan lebih banyak kabel daripada linier bus

·         Bila konsentrator( hub/ switch) rusak, hingga jaringan hendak terputus

·         Lebih mahal daripada linier bis, sebab memerlukan perlengkapan bonus ialah konsentrator.

Topologi Ring

Topologi ring menghubungkan komputer- komputer selama lintasan tunggal yang kedua ujungnya digabung sehingga membentuk sesuatu bundaran( ring). Bundaran yang diartikan merupakan bundaran logis, yang bila dilihat secara raga tidak berupa bundaran sama sekali namun lebih mirip topologi star. Topologi ring biasanya digunakan di dalam jaringan token ring serta Fiber Distributed Informasi Interface( FDDI) yang banyak digunakan selaku backbone( jaringan tulang punggung) berkecepatan besar.

Pada topologi ini, kehancuran pada salah satu pc hendak mempengaruhi terhadap jaringan secara totalitas serta pasti saja hendak mempersulit proses diagnosa. Akumulasi serta pemindahan pc pula hendak mengusik jaringan yang lagi berjalan.

Keuntungan dari topologi ini merupakan:

·         Tidak diperlukannya host.

·         Kecepatan dalam pengirimannya yang besar.

·         Gampang dalam perancangan.

·         Pengaksesan informasi yang maksimal.

·         Pemakaian kabel yang sedikit.

Kelemahan dari topologi ini merupakan:

·         Kehancuran pada salah satu pc bisa menimbulkan jaringan lumpuh.

·         Membutuhkan penindakan serta pengelolaan spesial bandles.

·         Kinerja komunikasi tergantung dari banyaknya node yang ada pada jaringan.