Thu. Dec 1st, 2022

Kompetisi Liga Santri PSSI Piala KASD Tahun 2022 Kodim 0421LS dalam rencana menyemarakan Hari Santri Nasional yang jatuh di tanggal 22 Oktober2022 dengan cara resmi udah dibuka ini hari, Senin (20/6/2022).

 

Kesibukan yang dipusatkan di Stadion Jati Kalianda ini dibuka oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang diwakilkan oleh Sekretaris Wilayah (Sekda) Kabupaten Thamrin, S.Sos., M.M., dan sepakan Kick Off ke gawang oleh Komandan Kodim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Sang.

 

Secara berbarengan,pembukaan Liga Santri Piala KASAD 2022 pula dihelat bersama-sama di seluruhnya Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kesibukan yang dipusatkan di Stadion Merdeka Jombang, Kabupaten Jombang, Propinsi Jawa Timur ini dibuka oleh Kepala Staff Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M. secara hybrid.

 

Liga Santri PSSI Piala Kasad bersama-sama dijalankan di seluruh Indonesia dan dituruti oleh 1.511 club kesebelasan. Lantas, finalnya dapat dihelat di Stadion Gedung olahraga Bung Karno Jakarta di 22 Oktober 2022 berbarengan dengan Hari Santri Nasional.

 

Tampak ada dalam kesibukan itu, Kasiter Korem 043/Gatam Kolonel Inf Risa Wilsi, S.H., M.H.,Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Staff Pakar Area Keuangan Yusri, S.E., M.M., Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung Selatan Rudi Apriadi, dan tamu undangan yang lain.

 

Komandan Kodim 0421/LS Letkol Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Sang. mengungkap, kompetisi ini punya tujuan buat menambah kesayangan dibidang olahraga pencinta kaki, sekalian menancapkan jiwa sportifitas terhadap anak-anak bangsa lewat banyak santri Indonesia.

 

“Maksudnya adalah untuk menancapkan jiwa sportifitas dilapisan anak santri utamanya, dalam rencana menancapkan jiwa cinta tanah air dan rasa nasionalisme, menambah tali persaudaraan pertalian di antara orang umum dengan TNI dan bangun kapasitas santri yang punya bakat di area pencinta olahraga kaki” ujarnya.

 

Letkol Inf Fajar Akhirudin mengemukakan, awal kalinya udah dijalankan bagian saringan di tingkat Koramil di tanggal 10-17 April 2022 saat lalu. Lantas banyak juara dapat dipertandingkan kembali ditingkat Kodim awal hari ini, tanggal 20 Juni sampai tanggal 25 Juni 2022 waktu depan.

 

Akan halnya, Grup yang siap tanding di tingkat Kodim 0421/LS ini terdiri dari 3 grup yang terdiri dalam 9 club. Salah satunya, Grup A mencakup Pondok Pesantren Babul Makna, Pondok Pesantren Miftahul Huda, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin.

 

Lantas, Grup B mencakup Pondok Pesantren Hikmatul Islah, Pondok Pesantren Nurul Huda, Pondok Pesantren AlIttihad. Lantas, Grup C mencakup Pondok Pesantren Miftahul Huda, Pondok Pesantren Muttaqin 562 dan Pondok Pesantren Al-Fatah.

 

“Kesibukan Liga Santri dalam rencana Piala KASAD Tahun 2022 di Kodim 0421/Kabupaten Lampung Selatan ini dituruti oleh 9 club, di mana dihelat dalam 3 Grup. Perwakilan ini sebagai bagian sehabis tuntas kita mengerjakan saringan ditingkat Koramil dan sekarang ditingkat Kodim. Lantaran Kodim 0421/Lampung Selatan ini terdiri dalam Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran karenanya ini ikut serta dari 2 kabupaten itu,” tukasnya.

 

Sementara,Sekda Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, S.Sos., M.M., sangatlah menyongsong baik dan menghargai kesibukan Liga Santri PSSI Piala KASAD Tahun 2022 tingkat Kodim 0421/LS di Kabupaten Lampung Selatan.

 

Menurut Thamrin, kesibukan ini sebagai satu diantaranya usaha berikan pemanduan sekalian jadi tempat, dalam mengalirkan kapabilitas yang dipunyai banyak santri di area olahraga pencinta kaki.

 

“Sebagai pimpinan wilayah saya mengemukakan animo atas dipertunjukkannya laga pencinta kaki Liga Santri di Kabupaten Lampung Selatan. Sebagai halnya kita pahami, realisasi Liga Santri ini dipusatkan di Stadion Merdeka Kabupaten Jombang,” tukasnya wakili Bupati Lampung Selatan.

 

Thamrin mengharapkan, kesibukan Liga Santri PSSI Piala KASAD 2022 bisa menjadi arena buat membuat olahragawan pemain olahraga ini  nasional dari kelompok santri di Kabupaten Lampung Selatan yang teruji, berwatak, dan beradab baik di kehidupan keseharian. Maka dari itu, bisa mengangkut prestasi olahragawan di waktu mendatang.

 

“Saya optimistis lewat laga Liga Santri ini, dapat ada bibit-bibit pemain pencinta kaki yang teruji dan punyai kapabilitas main bagi pencinta nya. Oleh sebab itu, Liga Santri ini harus jadi arena saringan buat mendapati olahragawan muda yang berkemampuan tinggi, baik secara fisik, tehnik main dan seterusnya. Mudah-mudahan ini jadi awal mula yang baik untuk pemanduan tingkat siswa dan santri dibidang olahraga,” kata Thamrin.