Sat. Jan 28th, 2023

Graham Potter membenarkan dirinya sedang belum benar-benar sempurna di Chelsea. namun, dirinya percaya sanggup menaklukkan para pengkritiknya serupa 2 pembimbing Josep Guardiola serta Mikel Arteta yang sebelumnya sempat terletak di posisinya.

Potter tengah terletak dalam sinaran perhatian yang pejal gara-gara The Blues cuma memenangkan satu dari 7 kompetisi terakhir mereka di seluruhnya kejuaraan, serta satu dari 8 kompetisi terakhir mereka di Premier League.

Dengan suasana itu, tidak bimbang bermacam kritikan dari sebagian golongan langsung tertuju terhadap pembimbing berumur 47 tahun. tetapi, perihal yang dirasakan oleh Potter sempat dirasakan pula oleh Guardiola.

masa itu, pembimbing asal Spanyol pula memperoleh kritikan imbas pendeujarn yang ditawarkan olehnya tidak terkemuka selaku semesta pada pangkal waktu jabatannya di Manchester City.

Mencari Panutan

Guardiola luang mengutarbakal biar Potter diberi periode guna memperlihatkan kapasitasnya memoles Chelsea. tengah pembimbing Arsenal Arteta serta majikan Liverpool Jurgen Klopp ialah sanggup sebagai ilustrasi lain yang sanggup diiringi olehnya.

“kalian wajib memahami [kritik] ialah untukan dari profesi. kalian cuma mesti memandang sebagian partner aku di posisi yang cocok,” kata Potter.

“Pep, misalnya, di masa mula-mulanya, dikritik rada keras. aku pikir Mikel Arteta pernah mendapati kurun waktu kritik. Klopp, dalam sebagian tahun pertama, pula mengantongi kritikan. Orang-orang ini fantastis.”

Baca juga : prediksi skor bola jitu goalmedia

Tak Salahkan Pengkritik

Kemudian, eks pembimbing Brighton itu menuturkan dirinya tidak sanggup menuduh bermacam pihak yang lagi berlagak maris kepasertaya.

tetapi, Potter menegaskan hasil minus yang dijamah oleh Chelsea seperti itu permukiman serta wajib dicari penyelesaian secepatnya bisa jadi.

“sering-kali rumit guna memahami ‘kenapa’, serta lebih gampang guna menuduh seorang. aku bercokol di sini serta menuturkan jika ini tidak serupa aku yang benar-benar sempurna, jadi mereka tidak seluruhnya salah, tapi aku pikir ini kerap amat permukiman,” terangnya.

Hadapi Kritik

Di tengah-tengah menyiapkan Chelsea menyongsong melawan Fulham dalam partai mengundurkan Premier League, Jumat (13/01/2023) dini hari, Potter berusaha berpandangan positif guna mendapati bermacam kritikan yang muncul kepasertaya.

“2 bulan kemudian, aku didapati selaku pembimbing terbaik. bila kalian memikirkan orang-orang yang sempat bermain melawan serta bermain dengan aku, mereka bisa jadi akan menuturkan perihal yang cocok.

“namun pada masa yang cocok, aku membenarkan hasil yang saya peroleh belum rada bagus bagi saya. kalian wajib menerima dan menghadapinya sebaik bisa jadi. Cobalah guna menempatkannya dalam perspektif dan lalu beroperasi maju,” tegasnya.

By roket