Thu. Dec 1st, 2022

Deretanan rumah yang dicat dengan beragam warna kelihatan menonjol di Teritori Jodipan, Malang, Jawa Timur. Kekhasan ini jadikan Daerah Jodipan banyak didatangi pelancong dari beragam wilayah bahkan juga luar negeri. Umumnya pelancong tiba ke daerah ini untuk memperoleh photo yang memikat.

Ticket masuk ke Daerah Jodipan masih murah. Cukup hanya beberapa ribu, pelancong bisa nikmati kekhasan daerah beragam warna ini.

Baca: TAMAN WISATA WENDIT Malang Ticket dan Daya tarik Alam

Tempat daerah rekreasi ini dibuka untuk umum dari pagi sampai sore hari. Lebih dianjurkan untuk tiba pada pagi hari untuk memperoleh golden hour atau sore hari untuk memperoleh blue hour. Bila bertandang pada siang hari, sebaiknya pengunjung siap-siap dengan topi dan kacamata supaya masih tetap dapat nyaman.

 

Mulai dibuat pada tahun 2016 dan disahkan pada tahun 2017, Daerah Warna-Warni Jodipan sudah berubah jadi objek rekreasi yang memikat. Untuk tingkatkan kenyamanan dan daya magnet, warga juga berkreatifitas untuk menyiapkan beragam spot photo dengan design menarik.

 

Baca: 50 Tempat Rekreasi Menarik di Malang

 

Daerah beragam warna Jodipan dulunya sebagai perkampungan kotor. Ada di Wilayah saluran Sungai (DAS) Sungai Brantas membuat masyarakat tergerak untuk buang sampah demikian saja ke bantaran sungai. Tetapi ini berbeda sejak ada inisiasi mahasiswa untuk mengubah situasi Daerah jadi Daerah Warna-Warni. 

 

Kehadiran pelancong dari seluruh penjuru nampaknya dapat menggerakkan sikap masyarakat berkaitan kebersihan. Yang awalnya gampang saja memuang sampah di sungai, sekarang harus berpikiran beberapa ratus kali karena jumlahnya pelancong yang lalu-lalang untuk berpose.

 

Bahkan juga, karena ada biaya masuk, sekarang masyarakat mempunyai uang kas untuk mengundang jasa petugas kebersihan untuk mengusung sampah dari daerah mereka. Untuk memudahkan berwisata dapat cek paket tour malang 4 hari 3 malam

 

Baca: DESA WISATA PUJON KIDUL Ticket dan Aktivias

 

Tidak boleh bertanya berapakah jumlah spot photo yang berada di sini, karena tiap jengkal daerah ini dapat menjadi spot photo yang memikat. Tetapi intinya pengunjung tidak ingin melewati peluang berpose di lorong payung, di mana banyak payung beragam warna yang mengapung pada udara. Ada pula lorong kedok, di mana ada beragam tipe kedok digantung di sejauh lorong.

 

Diperjalanan mendokumentasikan beragam spot menarik, sebaiknya pengunjung kenakan alas kaki yang nyaman. Karena di sejauh daerah ini pelancong harus jalan kaki dan melalui banyak anak tangga. Sudah pasti anak tangga yang beragam warna ini bisa juga jadi spot photo yang keren.

 

Baca: Eco Green Park Malang Ticket dan Sarana

 

Satu spot yang hukumnya wajib buat didatangi di sini yaitu Jembatan Ngalam. Jembatan ini sebagai penyambung di antara Daerah Jodipan dengan Kampun Tridi. Panjangnya sekitaran 25 mtr., dengan ketinggian sekitaran delapan mtr. dari permukaan sungai Brantas di bawahnya.

 

Jembatan Ngalam sebagai jembatan kaca pertama di Indonesia. Memanglah tidak seutuhnya dibuat dari kaca, tetapi cuma sisi tengahnya saja. Pelancong tak perlu cemas berkenaan kemanan jembatan karena jembatan ini mempunyai daya tampng 50 orang dengan beban optimal sekitaran 250 kg.

 

Jadi berpose seorang diri atau berpose bersama rekan-rekan tidak bisa jadi dilaksanakan di atas jembatan ini. Dengan berpose di atas jembatan ini membuat pengunjung mendapatkan pojok penglihatan yang bertambah luas dan dapat menyaksikan begitu berwarna-warnanya Daerah ini.

 

Baca: Dino Park Jawa timur Park 3 Ticket Dan Sarana

 

Tidak cuma Daerah Jodipan, daerah sampingnya juga tergerak untuk lakukan hal sama untuk membikin daerah tematik. Daerah itu diberi nama daerah Tridi atau 3D. Kelebihan di daerah ini ialah ada mural atau lukisan-lukisan yang seperti terlihat 3D di tembok rumah masyarakat.

 

Di pojok pengambilang yang pas, pelancong dapat kelihatan seakan ditangkap ikan buas, dikonsumsi dinosaurus, berpose dengan Monster Inc, dll.

 

Baca: Daerah Tridi Malang Ticket dan Daya Ambil

 

Ada di tengah perkampungan masyarakat, pelancong tak perlu cemas akan sarana simpatisan yang disiapkan. Dimulai dari tempat parkir, masjid, toilet umum sampai tempat berlindung sudah ada. Masyarakat di tempat jual beragam minuman dan makanan pada harga yang dapat dijangkau.

 

Jalur ke arah Daerah Beragam warna Jodipan dapat dilalui dari beragam titik vital di Kota Malang. Dari stasiun Malang Kota Baru misalkan, pelancong dapat meluncur ke Jalan Trunojoyo selanjutnya ke Jalan Gatot Subroto, berlanjut ke Daerah Jodipan, dengan durasi waktu perjalanan sekitaran 10 menit. Masih bingung ingin berkunjung ke mana? Langsung saja lihat paket wisata malang

 

Bila dimulai dari Stasiun Malang Kota Lama, pengunjung dapat meluncur ke Jalan Laksamana Mathadinata lalu mengambil ke Jalan Gatot Subroto, dengan durasi waktu sekitaran 5 menit. Dan dari Terminal Arjosari, pelancong dapat berkendra ke Jalan Rden Panji Suroso, selanjutnya ke Jalan Panglima Sudiran sampai ke Jalan Gatot Subroto. Waktu tempuhnya dapat capai 20 menit

 

Daerah unik ini berada di Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Persisnya di RT 06 / 07 / 09 di RW 02.