Wed. Jun 29th, 2022

Daftar HAKI Merek

Hibra.co.id – Sebenarnya terdapat beberapa solusi jika daftar HAKI ditolak. Untuk mengatasinya, maka hal ini bisa Anda gunakan banding mengajukan HAKI baru. Namun apabila hal ini tetap ditolak Anda bisa mengajukan gugatan ke pengadilan niaga atau mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Apa yang Harus Anda Lakukan, Jika Daftar HAKI Merek Ditolak?

HAKI ini merupakan sebuah hak istimewa yang diberikan kepada seseorang atau penemunya terhadap sesuatu. Nah, mungkin pada suatu kondisi pengajuan HAKI ini ditolak. Pastinya hal ini akan membuat orang tersebut merasa bingung mengapa pengajuan mereka ditolak.

Sehingga mereka pasti akan melakukan pengajuan kembali HAKI yang baru, padahal sebenarnya Anda bisa melakukan berbagai upaya terlebih dahulu. Nah, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan apabila pengajuan HAKI Anda ditolak.

Permohonan Banding

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengajukan permohonan banding, hal ini dapat diajukan kepada Komisi Banding Merek. Anda bisa menyebutkan atau menguraikan keberatan Anda atas penolakan HAKI atau daftar merek, Anda bisa melakukannya maksimal 3 bulan setelah berkas diterima.

Nah, jika hal ini tetap ditolak maka Anda bisa kembali mengajukan gugatan selanjutnya ke Pengadilan Niaga, untuk menyatakan keberatan Anda. Namun terlebih dahulu Anda harus tetap mengajukan permohonan banding, barulah melakukan hal ini ketika tidak diterima.

Gugatan Kepada Pengadilan Niaga

Cara selanjutnya adalah pengajuan gugatan kepada Pengadilan Niaga, hal ini bisa dilakukan paling lama 3 bulan setelah menerima berkas banding. Nah, di sini Anda bisa mengatakan berbagai hal mengenai keberatan Anda atas penolakan yang dilakukan oleh Komisi Banding Merek.

Hal ini bisa Anda lakukan jika memang keputusan Komisi Banding Merek tidak sesuai dengan harapan Anda. Jika Anda tetap tidak puas akan hasilnya, bisa melakukan satu cara lagi untuk memperjuangkan hak Anda.

Mahkamah Agung

Jika daftar HAKI merek ditolak yang terakhir Anda bisa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Upaya ini bisa Anda lakukan apabila tidak puas dengan keputusan dari Pengadilan Niaga.