Fri. Jul 23rd, 2021

gejala kanker tulang

Gejala kanker tulang termasuk sulit untuk dikenali dengan cepat. Karena kebanyakan gejala yang muncul akan sulit dibedakan dari keluhan tulang dan sendi biasa. Dan untuk menjadi panduan untuk Anda, berikut sejumlah gejala yang lazim muncul pada penyakit kanker tulang bersumber dari deherba.com.

Keganasan Pada Tulang

Kanker tulang atau pembentukan tumor ganas pada tulang merupakan pertumbuhan sel kanker yang berasal dari sel tulang. Pertumbuhan sel tulang berkembang menjadi abnormal, lebih masif dan bersifat ganas sehingga dapat memicu inflamasi.

Kanker tulang termasuk jenis kanker yang jarang terjadi. Sebagian kasus kanker tulang justru terjadi sebagai perkembangan kanker sekunder akibat metastasis kanker yang berasal dari organ lain.

Gejala Kanker Tulang Stadium Awal

Banyak kasus kanker tulang primer sulit untuk dapat terdeteksi sejak dini. Ini karena kebanyakan gejala dari kanker tulang menyerupai keluhan persendian dan tulang yang lazim muncul.

Namun, bila sejumlah gejala kanker tulang berikut muncul secara bersamaan, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri.

Muncul rasa nyeri pada area tulang tertentu

Sebagaimana kebanyakan kanker, perkembangan kanker pada tulang juga dapat memicu efek nyeri. Nyeri terjadi ketika persendian terhimpit oleh perkembangan sel tulang yang berlebihan hingga membentuk benjolan yang menekan. Nyeri juga bisa timbul ketika sel tulang mengalami kerusakan, peradangan dan pengeroposan akibat efek invasi dari sel kanker.

Gejala yang cukup mudah dikenali dari kanker tulang ada pusat rasa nyeri yang muncul di tengah tulang. Meski kadang muncul pula rasa nyeri di area lipatan, tetapi bila dibarengi dengan nyeri di area tengah tulang, sebaiknya Anda memeriksakan diri.

Terasa bengkak pada tulang

Gejala kanker tulang lain adalah terbentuknya benjolan pada tulang. Karenanya muncul pembengkakan pada permukaan di mana benjolan terbentuk. Pembengkakan juga bisa terjadi pada persendian dimana tekanan dari benjolan menekan sendi.

Bila diperhatikan, kadang sendi di sisi kiri dan kanan mungkin berbeda ukuran. Atau bisa jadi bila terjadi pada tulang tungkai, maka area tengah tungkai kanan dan kiri juga mungkin akan tampak berbeda.

Tulang menjadi rapuh dan tidak kokoh

Karena efek pembentukan sel kanker pada tulang, sel tulang normal mulai kehilangan kepadatannya. Pertumbuhan berlebihan justru menyebabkan kepadatan tulang menurun. Ini menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Sementara kerusakan persendian juga turut memperburuk kondisi ini. Akibatnya tidak hanya menjadi rapuh, pasien kanker tulang juga biasanya mengalami masalah dalam kemampuan menopang tubuh. Tulang kehilangan kekokohannya. Persendian melemah dan tulang mudah terasa linu berat ketika digunakan berdiri lama. Pada kanker di tulang tangan, pasien mungkin akan sulit menggenggam, sulit menarik dan kehilangan kekuatan mengangkat barang.

Gangguan keseimbangan

Sistem sensori dan motoric kaki turut mengalami masalah akibat kanker tulang. Ini juga berkaitan dengan melemahnya kekuatan tulang. Akibatnya pasien akan mudah kehilangan keseimbangan. Mudah jatuh, mudah tersandung dan mudah goyah.

ada kondisi lebih lanjut, efek dari gangguan motoric dan sensori ini menyebabkan gejala kanker tulang yang lebih berat. Seperti kesulitan untuk berjalan dengan baik, sulit menggenggam, sulit melompat, sulit berlari dan sebagainya.  Perkembangan tulang yang berlebihan menyebabkan persendian tertekan dan akhirnya sulit untuk dilipat. Ini yang menyebabkan pasien sulit berjalan dan menggerakan tubuh dengan normal.

Muncul efek kebas dan mati rasa

Akibat perkembangan tulang dan benjolan yang terjadi sejumlah titik saraf di dekat tulang tersebut turut akan mengalami tekanan. Sirkulasi darah juga mungkin terganggu. Akibatnya, pasien akan merasakan sejumlah gejala kanker tulang pada saraf seperti efek kesemutan, mati rasa dan kehilangan fungsi refleks.

 

By Nurul K