Fri. Dec 2nd, 2022

tas fossil baru

 

Bagi kalian para pengguna tas Fossil ataupun bukan, pasti sebagian besar belum mengetahui secara mendalam tentang sejarah Fossil. Merek ini memang sudah dikenal secara global akan produk jam tangan, aksesori, dan leather goods, terutama tas yang mereka ciptakan. Kebanyakan orang mencari produk tas Fossil oleh karena kenyamanan serta fungsionalitas yang tidak dimiliki merek lain. Tak hanya itu, tampilan dari tas Fossil juga menjadi salah satu alasan Fossil menjadi merek mendunia, tapi apakah Anda tau sebenarnya tas Fossil buatan mana?

 

Dalam membeli atau menggunakan barang, ada baiknya apabila Anda mengetahui terlebih dahulu latar belakang barang tersebut. Agar Anda dapat menyesuaikan diri dengan merek yang dipilih, terlebih jika selalu dipakai pada aktivitas keseharian. Maka dari itu, untuk mengenal lebih dalam akan perjalanan Fossil, berikut adalah asal usul dari merek yang perlu Anda ketahui. 

 

Sejarah Pendek Fossil

 

Fossil didirikan pada tahun 1984 sebagai Overseas Products International oleh Tom Kartsotis, atas saran kakak laki-lakinya, Kosta Kartsotis, seorang eksekutif merchandising di Sanger-Harris. Kosta memberi tahu adiknya tentang potensi keuntungan besar yang bisa diperoleh dengan mengimpor barang-barang eceran, khususnya dalam mengimpor jam tangan fashion dengan harga terjangkau. Produk utama mereka adalah jam tangan fashion dengan tampilan retro. Pada tahun 1990, mereka memperkenalkan barang-barang kulit dengan merek Fossil, dan lini jam tangan Relic.

 

Setelah melewati tahun-tahun perjuangan, pada bulan Juni 1993, Fossil menyelesaikan penawaran umum saham perdananya, menjual 20% perusahaan kepada investor, dengan Tom Kartsotis mempertahankan .40,5% kendali atas perusahaan dan saudaranya Kosta mempertahankan 18,8% kepemilikan. Hasil dari konversi ke kepemilikan publik menghasilkan Fosil 19 juta Dolar Amerika, setengahnya dialokasikan untuk mengurangi utang perusahaan, sementara sisanya disisihkan sebagai modal kerja.

Terus mengembangkan bisnisnya, Fossil membeli sebuah merek jam tangan bernama Michelle Watch pada tahun 2004. Jika ditanya bahwa tas Fossil buatan mana, perusahaan mendirikan studio pertamanya di Swiss tahun 2007 dan membangun pusat distribusi di Dallas, Jerman, dan juga Asia. Tak berhenti disitu, pada 2012, perusahaan menyetujui pembelian Skagen Design seharga 225 juta Dolar Amerika. Kemudian di awal tahun 2013, Fossil memperkenalkan seri Fossil Swiss yang diproduksi langsung di Swiss. Tahun 2015, akuisisi kembali dilakukan terhadap merek Misfit dengan nilai akuisisi sebesar 260 juta Dolar Amerika. Upaya akuisisi tersebut juga termasuk membeli teknologi modern Misfit yang diaplikasikan pada jam tangan di bawah lisensi Fossil Group.

Deretan jam tangan yang berada di bawah lini Fossil Group termasuk diantaranya Michelle, Skagen, Armani Exchange, Diesel, DKNY, Emporio Armani, Kate Spade, Michael Kors, Puma, Relic, Tory Burch, Watch Station, Zodiac. Hingga kini, Fossil telah lama hadir di Indonesia dan dapat Anda beli secara langsung di toko Fossil Indonesia ataupun di Urban Icon Indonesia.

Pemilihan Bahan untuk Pembuatan Tas Fossil

 

Bila di segmen sebelumnya Anda telah mengetahui tas Fossil buatan mana, sekarang mari kita membahas bahan pembuatannya. Fossil telah dikenal dengan bahan berkualitas baik yang andal, tahan lama, dan fungsional. Sehingga Anda dapat percaya bahwa produk Fossil yang dimiliki akan bertahan dalam ujian waktu. Untuk tas Fossil, banyak yang terbuat dari kulit ramah lingkungan, perusahaan saat ini banyak berfokus pada cara membuat produk mereka secara berkelanjutan. Hal tersebut dilakukan oleh merek untuk dapat melindungi planet ini. Anda akan sering melihat item di situs resmi Fossil yang menyatakan bahwa mereka eco-leather atau pro-planet

 

Perusahaan selalu melakukan penelitian dan pengembangan internal, menggunakan sertifikasi lingkungan terkemuka untuk mengidentifikasi bahan baku alternatif yang lebih friendly. Fossil memiliki tujuan meningkatkan penggunaan bahan baku yang bersertifikat untuk bergerak lebih maju. Termasuk bahan yang dapat diperbaharui dan regeneratif seperti daur ulang, mengurangi penggunaan sumber daya alam dan bahan kimia, serta memimpin sertifikasi lingkungan. Merek menggunakan kriteria ini sebagai panduan untuk membantu menciptakan produk yang lebih berkelanjutan. Jika diperhatikan, strap dan pegangan tas seringkali terbuat dari PVC yang sangat tahan lama dan bagian dalam kantong Fossil, dengan lapisan yang sering dibuat dari ViralOff® Recycled Polyester

 

Jadi, sekarang setelah Anda telah mengetahui kisah tas Fossil buatan mana, waktunya diri Anda untuk berbelanja. Langsung saja kunjungi web resmi Fossil Indonesia atau Urban Icon Indonesia untuk melihat katalog produk secara lengkap. Mulai dari tas, jam tangan, dompet, dan aksesori, semuanya ada untuk Anda.

By roket