Sat. Oct 16th, 2021
Cara Menjadi Diri Sendiri

Bagaimana cara dalam memacu diri sendiri supaya tidak pesimis dan minder ?

Dikutip dari Spesifikasiproduk.com untuk memacu diri sendiri supaya tidak pesimis dan minder adalah dengan cara jangan pernah merasa jadi seorang pecundang ketika kita mengalami kekalahan atau kegagalan. Karena banyak orang di luar sana yang juga pernah mengalaminya. Kita hanya perlu menanamkan pada diri kita harus melakukan segala hal one hundred percent terbaik dari diri kita, untuk hasilnya itu serahkan pada yang maha kuasa sehingga ketika terjadi kegagalan kita tidak akan merasa menyesal karena selain dari usaha, suatu kesuksesan juga ditentukan oleh TAKDIR tuhan.

Bagaimana cara kita untuk segera mengetahui keunikan dan kelebihan kita yang bisa dijadikan sumber penghasilan ?

Nah untuk bisa segera fokus dan mengetahui keuinikan / kelebihan kita itu menurut pengalaman saya memang tidak instantaneous yak, harus mengalami beberapa percobaan. Nah dari percobaan-percobaan tersebut kita saring mana yang tingkat keberhasilan dan kesenagan dalam menjalaninya lebih bersinar, setelah kita menemukannya baru kita fokuskan. Contohnya mengasah kemampuan dalam membuat konten menarik di youtube, mengasah kemampuan dalam menulis di blog atau melakukan Review Produk-produk Terlaris di Pasaran yang tentunya akan bermanfaat bagi orang lain di semua sosial media yang kamu miliki sehingga peluang untuk dapat endorse akan semakin besar.

Bagaimana cara ampuh menjadi diri sendiri ?

Menjadi diri sendiri artinya berperan sebagai apa adanya kita tanpa harus capek-capek berpura-pura berperan sebagai orang lain supaya dinilai sempurna oleh orang lain. Menjadi diri sendiri bukan berarti menganggap bahwa diri kita sudah sempurna ranpa cacat dan cela. Kita masih sangat butuh masukan dan perbaikan dari orang lain supaya kebiasaan buruk dari diri kita hilang/diperbaiki walaupun kebiasaan buruk tersebut sudah sangat identik dengan diri kita. Setiap manusia tidak ada yang sempurna. Jadilah diri sendiri dari segi hal yang positif dari diri kita. Dan semua hal yang negatif dari diri kita jangan ragu untuk dihilangkan.

Cara ampuh menjadi diri sendiri adalah dengan memahami siapa diri kita masing-masing secara mendalam, memahami apa kelebihan dan kekurangan kita, tidak terus menerus membandingkan diri sendiri dengan orang lain, tidak menuduh diri sendiri seorang pecundang apabila sedang mengalami kegagalan dalam sesuatu hal.

Bagaimana Cara untuk Tidak Terlalu Berambisi Selalu Ingin Sempurna dan Menghuasai Semua Bidang ?

Coba tanamkan pada diri kita bahwa setiap manusia memiliki keunggulan di suatu bidang tertentu sangat jarang orang yang mampu seimbang dan sempurna dalam berbagai bidang / pergaulan. Tidak ada manusia yang sempurna.

Apabila kita ingin menampilkan sesuatu diluar kemampuan kita, contoh kita berpura-pura bergelimang harta dengan selalu pencitraan di sosial media (beli barang-barang brended atau sering jalan-jalan ke luar negeri) padahal itu dilakukan lewat ngutang sana -sini. Lama kelamaan kita akan tenggelam dan hancur dengan selalu berpura-pura bergelimang harta yang pada kenyataannya tidak.

Jadi lebih baik terima nasib dan diri apa adanya, tunjukan pada orang lain siapa diri kita sesuai dengan yang kita miliki. Orang yang benar-benar tertarik pada kita / teman sejati kita akan menerima semua kekurangan kita. Kita tidak perlu menyenangkan semua orang namun membuat diri kita tertekan.

Kalau mengenai usaha menampilkan sesuatu yang terbaik, semua orang perlu menanamkan untuk berusaha semaksimal mungkin dalam segala hal. Untuk hasilnya tentu kembali lagi ke usaha kita dan bakat kita. Solusinya adalah kerjakan apa yang menjadi keinginan kita supaya hasilnya bisa maksimal dan mengerjakannya juga dengan rasa suka cita. Jangan merasa kita harus mengambil semua bidang supaya terlihat spektakuler walaupun kita tidak memiliki ardour di bidang itu karena hasilnya tidak akan maksimal.

Apa hambatan utama yang menyebabkan kita tidak bisa jadi diri sendiri ketika bersosialisasi dengan yang lain di masyarakat ?

Yaitu merasa pesimis dan minder ketika melihat keunggulan yang dimiliki orang lain, dan merasa diri kamu memiliki banyak kelemahan sehingga kamu berusaha untuk meniru semirip mungkin dengan yang dianggap unggul tersebut dari berbagai hal padahal kita tidak punya kemampuan yang cukup untuk bisa seperti itu.