Sun. Aug 1st, 2021
stepdantrentcar.com rental mobil jakarta selatan

Bila anda menggunakan layanan rental mobil Jakarta Selatan dengan sistem lepas kunci pastinya biaya pengeluaran BBM harus anda tanggung sendiri. Untuk menekan pengeluaran atau biaya pengisian Bahan bakar mobil, ada baiknya membaca artikel ini hingga tuntas.

stepdantrentcar.com rental mobil jakarta selatan

Mobil dengan sistem transmisi otomatis sekarang ini banyak mengalami peningkatan penjualan. Mobil tipe matic banyak digunakan oleh masyarakat yang berkatifitas di wilayah perkotaan. Maklum, kondisi lalu lintas yang padat membuat para pengguna  mobil manual  berasa lebih capek. Akan tetapi, mobil dengan transmisi automatis lebih boros BBM daripada manual.

Mobil dengan transmisi manual diprediksi memakai 1 ltr bensin untuk tempuh jarak ± 15 km, sedang mobil transmisi otomatis memakai 1 ltr bensin cuman untuk tempuh jarak ± 12 km. Penyebab utama borosnya konsumsi bbm pada mobil matic dibandingkan manual dikarenakan mobil dengan transmisi automatis memakai fluida untuk mentransfer tenaga lewat torque converter.

Waktu peralihan gigi, beberapa tenaga (torsi) dipakai untuk meningkatkan desakan fluida. Dengan demikian, tenaga yang ditransfer ke sisi roda jadi menyusut, hingga pemakaian BBM jadi sedikt lebih boros. Walau bagaimanapun ada banyak panduan yang bisa dikerjakan untuk mengirit konsumsi bahan bakar saat memakai mobil matic:

Tekan pedal gas secara perlahan-lahan dan tidak begitu dalam, Karena, dengan memasukkan tuas pada mode D, mobil dengan sendirinya melaju secara automatis tiada perlu menekan gas.

Lihat status RPM. Usahakan waktu menjalankan mobil status RPM ada di antara 2.500-3.000 RPM supaya tenaga yang dibuat tidak besar.

Operasikan mobil dengan kecepatan stabil dan jauhi pengereman secara tiba-tiba. Makin kerap mencapai pedal rem, pasti semakin kerap juga mencapai pedal gas. Walau sebenarnya, saat pedal gas diinjak pertamanya kali, mobil membutuhkan tenaga semakin besar untuk dapat berakselerasi. Akhirnya, konsumsi bahan bakar semakin boros.

Perlu memerhatikan jarak aman dengan kendaraan di muka. Ini tidak cuma terkait dengan peluang berlangsungnya tubrukan karena pengereman tiba-tiba. Tetapi, jarak aman terkait dalam jumlah konsumsi bahan bakar. Ingat, makin dalam sopir lakukan pengereman karena itu makin besar jatah pemakaian bahan bakar waktu mencapai pedal gas nanti.

Jika dalam kondisi macet, taruh tuas transmisi pada status 2/S, yang bermakna kendaraan sedang meluncur dalam kecepatan gigi 1-2 pada transmisi manual. Pada status ini, ada engine break yang manfaatnya lakukan pengereman mesin. Dengan demikian, tak perlu sering mencapai pedal rem, tetapi jika macetnya sebab menanti lampu jalan raya, seharusnya alihkan saja tuas ke status N (Neutral), hingga mesin kendaraan dapat betul-betul stop.

Hemat memakai pendingin udara. Usahakan tidak memakai pendingin dalam suhu optimal dan cukup ditata dalam status 1/2 saja.

Pemakaian AC dengan blower besar memerlukan konsumsi tenaga yang besar juga hingga pemakaian bahan bakar bertambah banyak. Dengan langkah ini, pengendara bisa mengehemat bahan bakar capai 20-25 % dibandingkan mengemudikan mobil dengan tehnik biasa.”

By Ryanti