Thu. Oct 28th, 2021
Rumah Adat Bali

Rumah adat Bali menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang harus diketahui Anda. Selain terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah serta tariannya, ternyata Bali juga mempunyai banyak rumah adat yang tidak kalah cantiknya.

Arsitektur tradisional rumah di Bali terpengaruh oleh manuskrip Hindu lontar Asta Kosala kosali. Manuskrip tersebut berisi aturan untuk membuat rumah sampai aturan untuk membuat tempat ibadah atau pura. Arsitektur disana, juga sangat terpengaruh kuat oleh tradisi Hindu Bali dan Jawa kuno. Inilah berbagai rumah adat di Bali yang eksotis dan menyimpan keindahan.

Bale Manten

Bali manten menjadi rumah adat Bali yang memiliki bangunan dengan bentuk persegi panjang dan umumnya dibangun di bagian kiri. Pada umumnya, rumah Bale manten dikhususkan untuk ditinggali kepala keluarga serta anak perempuannya. Di rumah ini juga terdapat dua ruangan, yaitu ruang bale kanan dan ruang bale kiri.

Bale Sekapat

Saat melihat rumah adat Bali sekapat, hal yang terkesan pertama kali kelihatan mewah bukan?. Bale Sekapat termasuk menjadi rumah adat yang memiliki berfungsi untuk tempat ibadah, terutama bagi para anggota keluarga, serta untuk bersantai bersama. Ciri khas dari rumah ini yaitu terdapat empat tiang yang menyangga atap rumah. Jumlah tiangnya ada empat buah, dan terlihat kokoh.

Klumpu Jineng

Jenis rumah adat ini punya bentuk yang unik. Kelompok jeneng mempunyai struktur bangunan panggung dimana dinding luar dan atapnya ditutupi oleh jerami kering. Biasanya, dipakai sebagai lampu nggawa sehabis dijemur,  dan Klumpu Jineng ini umumnya hanya ditemukan di beberapa daerah saja. Sekarang ini, Klumpu Jineng sudah diperbaharui dan dibangun dengan memakai material pasir, semen, dan batu bata daripada kayu saja.

Bale Dauh

Apakah anda tahu, ternyata Bale dauh pasti tersedia di seluruh rumah adat Bali?. Bangunan ini berfungsi sebagai ruangan untuk berkumpul dengan tamu. Atau untuk mengobrol. Hal yang unik, Bale dauh harus mempunyai ketinggian lantai yang lebih rendah dibandingkan dengan Bale Manten yang sebelumnya telah dibahas.

Pura Keluarga

Berbeda halnya dengan Bale dauh, pura keluarga menjadi rumah adat Bali yang berfungsi juga untuk tempat beribadah. Adanya bangunan ini, harus dimiliki oleh seluruh masyarakat yang ada di pulau dewata, baik itu berukuran kecil maupun besar. Letaknya berada di wilayah timur laut rumah, dan sering juga disebut dengan pamerajan atau sanggah.

Bale Gede

Berikutnya, ada rumah adat yang tidak kalah indah dan eksotis yaitu balegede. Sesuai dengan namanya sendiri, bangunan ini harus lebih tinggi daripada bangunan lain yang ada disekitar. Dengan mempunyai ukuran besar, bale gede memang seringkali dipakai untuk tempat berkumpul serta menyajikan makanan khas Bali. Di bangunan ini juga ada tiang yang jumlahnya sampai 12 buah.

Angkul Angkul

Jika anda menjadi pengamat yang baik, pasti sudah memahami yang identik dengan rumah-rumah masyarakat Bali adalah angkul angkul. Rumah adat ini ini merupakan pintu masuk utama yang banyak dijumpai di pulau dewata ini. Bentuknya sangat eksotis seperti gapura candi bentar.

Jadi, ada banyak sekali variasi rumah adat Bali dan fungsinya. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, tentu ini akan menjadi informasi cukup bermanfaat. Terlebih lagi, Jika Anda memang ingin berencana tinggal di sana dalam jangka waktu cukup lama. Ini akan membantu Anda beradaptasi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Silakan kunjungi laman resmi triponnews.com untuk mendapatkan berita Bali terkini secara up to date,