Wed. Jun 29th, 2022

Proses Daur Hidup Capung, Wajib Diketahui! | Popmama.com

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa secara garis besar hampir semua jenis serangga melakukan proses reproduksi atau kembang biak dengan cara metamorphosis. Namun yang menjadi pembeda adalah ada beberapa jenis serangga yang mengalami proses metamorphosis sempurna tapia da juga yang tidak sempurna. Perbedaan tersebut terletak pada jumlah tahapan proses yang harus dilewati serangga tersebut.

Contoh serangga yang mengalami proses metamorphosis sempurna adalah kupu – kupu, dimana serangga ini mengalami 4 tahapan metamorphosis. Sedangkan contoh serangga yang tidak mengalami metamorphosis sempurna adalah capung karena serangga ini hanya melalui 3 tahapan proses metamorphosis. Meski begitu kedua jenis metamorphosis tersebut merupakan proses metamorphosis alami.

Lalu apakah yang menjadikan capung sebagai serangga yang tidak mengalami proses metamorphosis sempurna? Sebenarnya alasan capung tidak mengalami metamorphosis sempurna karena capung tidak melewati fase menjadi kepompong seperti serangga lainnya. Jadi sebelum menjadi capung dewasa, capung hanya akan melewati fase menjadi telur dan juga nimfa saja.

Meski begitu tetap saja capung bisa menjadi serangga yang menduduki salah satu rantai makanan tertinggi pada serangga. Itu karena capung sendiri merupakan karnivora yang mencari makanan dengan memangsa serangga kecil lainnya. Bahkan meski bertubuh kecil capung sendiri cukup ganas jika berurusan dengan mangsanya. Selain itu capung juga memiliki kemampuan terbang yang sangat gesit.

Namun yang disayangkan adalah populasi capung tidak sebanyak serangga lainnya karena memang proses kembang biaknya yang sangat panjang sedangkan masa hidup capung cukup singkat. Meskipun termasuk kedalam serangga predator tapi tetap saja capung harus tetap waspada dengan predator lainnya seperti laba – laba dan kadal. Selain hal tersebut tentunya kondisi iklim juga bisa mempengaruhi tingkat kehidupan capung.

Agar anda bisa melihat perbandingan yang jelas tentang masa masa hidup dan juga proses daur hidup capung. Berikut ini penjelasan mengenai proses daur hidup capung yang bisa anda lihat.

  1. Fase menjadi telur

Di tahap awal capung juga dimulai dari sebuah telur yang ditetaskan oleh capung betina. Bisanya capung betina akan menetaskan sekitar 1000 telur dalam satu kali proses pembuahan. Tempat yang paling sering dipilih oleh capung betina untuk bertelur adalah permukaan air yang tenang ataupun dibalik daun yang tumbuh di genangan air.

Waktu yang dibutuhkan telur capung sebelum akhirnya bisa menetas yaitu sekitar 1 – 3 minggu. Lama tidaknya penetasan telur capung tergantung kepada kondisi cuaca atau iklim sekitar.

  1. Fase menjadi nimfa

Nantinya setelah menetas telur capung akan berubah menjadi seekor nimfa yang merupakan capung muda. Hanya saja bentuka nimfa ini sedikit berbeda dan tidak mirip dengan capung dewasa. Nimfa capung biasanya belum memiliki sayap dan warnanya cenderung masing sedikit transparan.

Waktu yang dibutuhkan saat menjadi nimfa sebelum akhirnya berubah menjadi capung dewasa yaitu sekitar 4 tahun. Di fase ini juga nimfa akan mengalami proses pergantian kulit yang cukup banyak sebelum akhirnya mengeluarkan warna asli capung yang cukup mencolok.

  1. Fase menjadi capung dewasa

Setelah melewati waktu menjadi nimfa yang sangat lama barulah nimfa yang bertahan bisa akan berubah menjadi capung dewasa. Capung dewasanya biasanya sudah memiliki sayap dan juga warna yang jelas. Selain itu tubuh pada capung dewasa pun cenderung lebih keras jika dibandingkan dengan nimfa. Namun sayangnya capung dewasa hanya memiliki masa hidup selama 4 bulan.

By sartika