Fri. Dec 2nd, 2022

Hal yang paling dikhawatirkan dalam pembuatan PT adalah proses pendiriannya dan estimasi biaya yang diperlukan. Sebenarnya mendirikan PT perorangan tidaklah sulit jika PT yang ingin Anda buat memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

PT yang didirikan oleh perorangan merupakan perseroan yang terbatas dan hanya dimiliki oleh satu orang saja sebagai pemegang saham. Ia juga akan mendapatkan peran sebagai Direktur sesuai dengan ketentuan usaha mikro juga kecil.

Karena itu, berikut proses pendirian PT perorangan yang bisa Anda pelajari, simak penjelasannya di bawah ini:

1.       Upaya Pendirian PT Perorangan

Dalam upaya pendirian PT perorangan, Anda bisa menyewa notaris yang terpercaya dan berpengalaman untuk mendapatkan pernyataan pemegang PT perorangan. Sertifikat pendirian dari Kemenkumham, NPWP dan SKT, serta NIB dan sertifikasi standar.

Perbedaan pembuatan PT perorangan dengan PT biasa, dimulai dari maksimal biaya dalam pendirian usaha untuk PT perorangan dengan jumlah nominal maksimal Rp. 5 juta rupiah. Sedangkan nominal lebih dari itu bisa mendirikan PT biasa.

PT perorangan memang tidak wajib memiliki akta notaris juga maksimal omzetnya sebanyak Rp. 5 juta rupiah untuk mikro. Sedangkan untuk perorangan kecil dengan maksimal dibawah 5 miliar yakni maksimal sebanyak Rp. 15 juta rupiah.

Adapun yang diperlukan dalam  membuat PT baru ataupun perseroan yakni pemegang saham, dewan direksi dan juga komisaris. 

2.       Estimasi Biaya Mendirikan PT Perorangan

Syarat untuk mendirikan PT perorangan diperlukan syarat yang harus dipenuhi, seperti nama perusahaan sesuai dengan keinginannya, juga identitas pribadi Anda. Seperti fotokopi NPWP, fotokopi KTP pemegang perusahaan, fotokopi NPWP khusus dari penanggung jawab atau direktur utamanya.

Selain itu, diperlukan nomor telepon dan email yang aktif digunakan. Anda juga bisa mengajukan secara online untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan jasa pendirian PT atau perusahaan.

Adapun jika Anda ingin melakukan pendirian perusahaan/PT secara offline, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik, diantaranya:

1.      Melakukan pemeriksaan nama perusahaan oleh Notaris

2.      Melakukan proses pembuatan draft akta yang nantinya dilakukan oleh Notaris

3.      Tahap final oleh Notaris.

Begitu mudah syarat dalam upaya pendirian PT perorangan yang bisa Anda lakukan dengan baik. Semoga bermanfaat!

By roket