Wed. Dec 7th, 2022

Seri animasi Kyoto yang terkenal Hyouka didasari pada novel mistis Jepang tahun 2001 bernama yang serupa oleh Honobu Yonezawa. Narasi ini terpusat pada club literatur classic Kamiyama High School, yang nyaris dihapus sampai kakak wanita Hotelo Oreki minta supaya dia tergabung dengan club. Oreki dan anggota club yang lain – Eru Chitanda, Satoshi Fukube dan Mayaka Ibara – habiskan waktu mereka pecahkan mistis aneh yang terjadi di sekolah mereka.

Apakah arti dibalik nama seri animasi Kyoto yang terkenal ini?

Hyouka dipandang seperti salah satunya seri anime terpopuler dan populer yang dibuat oleh Kyoto Animation. Tetapi, banyak fans menanyakan -tanya di mana acara itu memperoleh nama aneh untuk judulnya. Mistis ini bisa dituntaskan dengan menyaksikan ke busur narasi besar pertama, di mana fans memperoleh keterangan terinci untuk judul Hyouka.

Dalam adegan 3, “Kondisi Scion club classic klasik,” Chitanda memberitahu Oreki jika dia tergabung dengan club sastra classic karena pamannya, Jun Sekitani. Ia minta Oreki untuk menolongnya ingat masa lalu saat ia bicara mengenai club sastra classic dengan pamannya. Daya ingat ini selanjutnya dipacu saat ia mendapati antologi festival budaya club, Hyouka. Dalam antologi, komentar pembukaan bicara mengenai Sekitani. Selekasnya kemudian, Oreki, Chitanda dan anggota yang lain mengincar kebenaran mengenai apa yang terjadi kepadanya sebagai pelajar di Sekolah Menengah Kamiyama – dan asal mula nama antologi club, Hyouka.

Jawabnya tersingkap dalam adegan 5, “The Truth About Historic Classic Lit Klub.” Barisan itu berkunjung pustakawan sekolah, Yōko Kōriyama, yang kebenaran jadi presiden club sastra classic saat Sekitani turut serta dalam kekacauan sekolah. Diterangkan jika kekacauan muncul karena fakultas ingin menyingkat festival budaya dari 5 hari jadi 2 hari.

Beberapa pelajar berhenti menantang sekolah, yang pada akhirnya mengakibatkan kebakaran yang tidak tersengaja di sarana olahraga tempurnya. Sekitani mau tak mau mempersalahkan kekacauan sementara dalang yang sebetulnya masih tetap dalam bayang -bayang. Paman Chitanda pada akhirnya dikeluarkan dari sekolah, tapi keinginan terakhir kalinya ialah mempunyai antologi club namanya Hyouka.

Oreki mendapati jika judul hyouka ialah oronim: posisi kata -kata yang didengar sama dengan posisi yang lain dengan bahasa Inggris. Dengan bahasa Jepang, “hyouka” memiliki arti “sajian beku,” sementara dengan bahasa Inggris istilah ini ditranslate jadi es cream – dan oronim untuk “es cream” ialah “I Scream.” Pada penglihatan pertama permainan kata -kata itu terlihat membahagiakan, tapi itu mengarah suatu hal yang lebih serius. Judul itu sebagai wakil frustrasi dan kesengsaraan diam Sekitani karena ditendang secara salah. Tujuannya ialah mengirimi pesan ke anggota club masa datang jika mereka harus kuat saat hadapi dengan ketidakadilan dunia.

Sesudah mendapati asal mula nama antologi, “Hyouka” jadi nuansa yang masih ada di semua seri. Club Sastra Classic pecahkan semakin banyak mistis yang enteng dan berlainan dengan keadaan yang mengikutsertakan Sekitani, tapi pesan jadi kuat masih tetap berkaitan karena barisan itu harus menangani rintangan yang mereka jumpai saat pecahkan mistis.

 

 

Baca Anime di manhwaindo

By Drajad