Tue. Nov 29th, 2022

1 Lot Berapa Lembar Saham? Berikut ini Penjelasannya

Saat kamu membeli saham, kamu harus mengisi jumlah satuan saham yang akan dibeli dengan satuan lembar. Meski saham dihitung perlembar, tapi transaksi saham tidak bisa dilakukan per lembar. Berdasarkan aturan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan  transaksi jual beli saham minimal dalam jumlah 1 lot saham. Nah, kemudian muncul pertanyaan, 1 lot berapa lembar saham, ya?

1 lot saham memiliki arti sama  dengan 100 lembar saham. Lot adalah satuan perdagangan saham yang digunakan oleh pihak bursa. Sebenarnya, aturan mengenai jumlah lembar saham dalam satu lot sempat  mengalami perubahan. Awalnya, di pasar modal Indonesia, 1 lot berarti 500 lembar saham. Kemudian, terjadi perubahaan jumlah lembar saham dalam 1 lot  pada 1 Januari 2014 lalu. Alasan jumlah lembar saham dalam satu diperkecil karena agar pasar modal Indonesia menjadi lebih likuid. Dengan jumlah lot yang makin kecil, diharapkan investor ritel juga bisa berinvestasi di pasar modal.

Contoh Perhitungan Modal Beli Saham

Sejalan dengan makin berkembangnya teknologi finansial (fintech), kini investor pun semakin mudah untuk bisa membeli produk pasar modal seperti saham. Kini, investor bisa melakukan  transaksi saham di mana saja melalui handphone. Lalu, berapa modal yang harus disiapkan untuk membeli saham?

Dilansir dari laman Yuknabungsaham yang dikelola BEI menjelaskan bahwa investor harus menyiapkan dana sesuai dengan harga saham dan jumlah saham yang diinginkan. Selain itu, investor juga harus membayar fee broker atau biaya transaksi untuk sekuritas. Sementara itu, pada saat saham yang dimiliki dijual, total dana yang didapatkan oleh investor adalah nilai sesuai harga jual saham dikurang dengan biaya transaksi dan PPh. Setiap perusahan sekuritas memiliki besaran biaya transaksi yang berbeda-beda, akan tetapi umumnya untuk pembelian saham biayanya sekitar 0,2—0,3 persen dari nilai transaksi dan ditambah PPh 0,1 persen khusus untuk transaksi penjualan saham. Hal ini pun menjadi pertimbangan berapa minimal pembelian saham yang direncanakan.

Untuk menentukan modal membeli saham, ada beberapa faktor yang harus dipahami investor, yakni harga saham perusahaan yang akan dibeli, biaya transaksi sekuritas, dan jumlah saham yang akan dibeli. Misalnya saja, ketika berencana membeli saham PT Bank Central Asia (Tbk) atau BBCA, harus memahami berapa rupiah untuk 1 lot saham BCA saat pembelian akan dilakukan.

Contohnya saja, saat ini harga saham BCA ada di kisaran Rp 32.000, maka bila kamu ingin membeli saham sebanyak 1 lot, total nilai saham yang akan dibeli adalah Rp 3.200.000 (1 lot x 100 saham x Rp 32.000). Kemudian, ada tambahan biaya yang ditentukan oleh pihak sekuritas sebesar 0,3 persen x Rp 3.200.000. Secara keseluruhan, kamu harus menyiapkan dana sebesar Rp 3.209.600 untuk membeli 1 lot saham BBCA. Untuk membeli emiten yang lain, perhitungan nya pun sama seperti itu.

Cara Membeli Saham

Bila kamu yang tertarik membeli saham, ada beberapa hal yang terlebih dahulu harus disiapkan. Selain modal dana, kamu juga harus menyiapkan dokumen seperti KTP, NPWP, buku tabungan, dan materai.

Berikut adalah beberapa cara untuk membeli saham :

1.       Siapkan dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, NPWP, buku tabungan, dan materai.

2.       Datang ke kantor perusahaan sekuritas terdekat atau bisa juga mendaftar melalui online.

3.       Isi formulir pendaftaran sebagai investor pasar modal yang telah  disediakan oleh perusahaan sekuritas.

4.       Siapkan dana untuk setoran awal ke nomor rekening dana investor atau RDI.

5.       Setiap perusahaan sekuritas memiliki ketentuan yang berbeda-beda berapa besaran dana awal yang harus disetorkan.

6.       Apabila pendaftaran sudah diproses, investor akan mendapatkan  akses untuk masuk ke akun yang bisa digunakan untuk transaksi jual beli saham milik perusahaan sekuritas, seperti PIN transaksi, password, dan user ID.

By roket